Wiranto: Ada Persoalan pada Impor Senpi Brimob, Suryo Prabowo: Berarti Jenderal Gatot Benar!



Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto akhirnya mengakui, bahwa ada persoalan dalam impor senjata api untuk Korps Brimob Polri.

Artinya, misteri impor senjata ilegal yang disebutkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mulai terkuak.

“Berarti Jenderal Gatot BENAR #sayabersamapanglima,” tegas mantan Kasum TNI Letjen (purn) Suryo Prabowo menanggapi pengakuan Menkopolhukam Wiranto.

Kendati mengakui ada masalah, Wiranto menolak memberikan keterangan rinci. "Ada masalah yang perlu kita selesaikan dengan cara musyawarah, mufakat dan koordinasi. Tugas saya sebagai Menkopolhukam atas perintah Presiden adalah mengkoordinasikan semua lembaga di bawah saya untuk sama-sama kita selesaikan," kata Wiranto seperti dikutip kompas (01/10).

Ratusan senjata yang dibeli Korps Brimob Polri masih tertahan di Bea Cukai lantaran menunggu proses perizin dari Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI selesai. Kepolisian telah mengakui bahwa senjata tersebut adalah milik polisi.

Menurut Kepala Divisi Humas Markas Besar Polri, Inspektur Jenderal, Setyo Wasisto, ratusan senjata itu dibeli untuk Korps Brimob Polri. Senjata itu sah meski tertahan oleh Bea Cukai lantaran menunggu izin dari Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI rampung.

Di sisi lain, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tak mau berkomentar ihwal senjata dan amunisi impor Kepolisian RI yang tertahan di gudang Kargo Unex, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Gatot meminta wartawan mengkonfirmasi ke Menkopolhukam. 

[ito]
loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...