Kasus Ujaran Kebencian Viktor Laiskodat, Bareskrim Segera Periksa DPP Nasdem




Penyidik Bareskrim Polri masih mendalami kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Laiskodat. Dalam waktu dekat polisi akan memeriksa pengurus DPP Partai Nasdem.

Menurut Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rodolf Nahak pemeriksaan untuk mengetahui kedatangan Viktor ke Nusa Tenggara Timur (NTT) apakah seizin DPP Nasdem.

"Penyelidikan masih berjalan. Dalam waktu dekat kami akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak DPP Partai Nasdem," kata Nahak, Senin (2/10/2017).

Sedangkan siapa saja yang akan diperiksa, Nahak menerangkan, hal itu diserahkan kepada pihak DPP Nasdem. "Kami serahkan ke DPP Nasdem, mereka yang akan menentukan orangnya," jelasnya.

Pemeriksaan saat ini, lanjutnya, fokus kepada kedatangan Viktor ke NTT apakah dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR atau kepentingan pribadi. Pasalnya, Viktor adalah anggota DPR yang memiliki hak imunitas atas apa yang diucapkannya.

"Kalau karena tugasnya, maka Viktor akan dilimpahkan kepada MKD (Majelis Kehormatan Dewan). Aturannya bilang begitu, kalau yang dilakukan di sanaadalah dalam rangka tugasnya sebagai anggota DPR RI itu yang harus kami buktikan," tutup mantan Kapolsek Kemayoran ini.

Diketahui, Viktor jadi terlapor lantaran dalam pidatonya saat masa reses di NTT menyebut tiga partai yakni PKS, PAN dan Gerindra pendukung didirikannya negara khilafah. Atas ucapan itu Viktor dilaporkan ke Bareskrim dengan tuduhan menyebarkan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.

sumber: kriminalitas
loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...