FPI: Kenapa Hari Kesaktian Pancasila Sepi?



Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada hari ini memiliki makna tersendiri bagi Organisasi Masyarakat Front Pembela Islam (FPI). Menurut FPI, peringatan Kesaktian Pancasila harus menjadi refleksi bagi masyarakat untuk memahami filosofi yang ada di dalam Pancasila.

"Pancasila adalah hadiah terbesar umat Islam untuk Indonesia. Maka dari itu, kita semua harus memahami filosofi sebenarnya," kata Juru Bicara FPI, Slamet Maarif kepada Kricom.id, Minggu (1/10/2017).

Menurutnya, sebagai bangsa yang sudah merdeka, eksistensi Pancasila sudah menjadi harga mati yang harus tetap dipertahankan dan dipahami oleh seluruh masyarakat.

Pasalnya, ia menilai masyarakat saat ini terkesan abai dengan Pancasila. Salah satu contoh kecil yang disorotinya yakni kurang responnya masyarakat dengan peringatan hari Kesaktian Pancasila yang bertepatan dengan 1 Oktober 2017 ini.

"Sadar Pancasila harus ditingkatkan dalam berbagai kehidupan. Seperti saat ini, kenapa hari Kesaktian Pancasila terkesan sepi ya?" ucapnya.

Di sisi lain, ia beranggapan bahwa berdasarkan ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tidak bisa dipisahkan dengan agama. Hal tersebut sesuai dengan sila pertama, yakni ketuhanan yang Maha Esa.

"Ajaran apapun yang mencoba-coba melepaskan agama dari negara maka harus dilawan tegas oleh pemerintah karena negara ini berdasarkan ketuhanan," tegasnya.

Oleh sebab itu, ia berharap di hari Kesaktian Pancasila ini bisa dijadikan sebagai refleksi bagi seluruh masyarakat bahwa Pancasila itu untuk semua golongan.

"Pancasila itu untuk semua golongan bukan satu golongan. Jangan bilang Pancasilais kalau berupaya menjauhkan nilai agama dari negara," pungkasnya.

sumber: kriminalitas

loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...