Wah, Buwas Minta Harimau dan Buaya Jadi Pasukan Pengamanan di Lapas



Bisnis peredaran narkoba yang dikendalikan dari balik lapas, ternyata masih marak terjadi di Indonesia. Tak hanya itu, bahkan para sipir pun kerap kali bekerja sama dengan para napi untuk mengedarkan obat-obatan haram tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso menyarankan agar pengamanan di dalam lapas diperketat dengan ‘menugaskan’ hewan-hewan ganas.
“Kalau memang manusia diragukan, kami kerahkan buaya, ikan piranha, dan harimau,” kata Budi kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Rabu (14/9/2017).
Pria yang akrab disapa Buwas ini melanjutkan, maraknya peredaran narkoba dari balik lapas tentu sudah diketahui Kementerian Hukum dan HAM serta Ditjen Lapas. Dirinya juga yakin kedua pihak barusan serius menangani persoalan ini.
“Dengan adanya komitmen ini saya yakin kita bisa mengatasi ini,” tutur dia.
Besan Jenderal Budi Gunawan ini juga mengklaim, dirinya adalah pemberani yang tak takut dituduh melanggar HAM saat bertugas sesuai dengan koridornya.
“Memang ada pelanggaran HAM, tapi kita lakukan terhadap para pelaku pelanggaran HAM yang lebih berat (bandar narkotika). Jadi enggak usah takut. Dosa atau tidak itu ada di tangan Tuhan, kok,” ungkap dia santai.
Dia juga mengaku sudah memiliki beberapa ide untuk untuk melenyapkan peredaran narkoba di tanah air. “Tapi kalau saya beritahu, nanti bandarnya siap-siap,” tutupnya seraya terkekeh.

sumber: kriminalitas
loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...