Kiai Dijadikan Obyek Survei, Rais Aam PBNU Bereaksi Keras


Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin bereaksi keras terhadap adanya poling pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Timur (Jatim) yang menggunakan kiai sebagai obyek survei.

Menurut Kiai Ma’ruf, hal itu sebagai tindakan tidak terpuji dan bisa dikatagorikan sebagai su’ul adab (tak punya adab alias berperilaku buruk atau tidak tahu sopan santun terhadap kiai).

Dikatakan Kiai Ma’ruf, tidak semestinya lembaga survei membawa-bawa kiai untuk kepentingan politik.

“Iya (su’ul adab), ya itulah. Sebaiknya memang kiai itu jangan dipojok-pojokkan, dimacem-macemkan,” kata Kiai Ma’ruf, saat hadir dalam sebuah acara di UIN Sunan Ampel Surabaya, Minggu (3/9).

Meski begitu, Kiai Ma’ruf tidak mengetahui maksud dari lembaga survei tersebut hingga menjadikan kiai sebagai obyek penelitian terkait Pilgub.

“Saya tidak tahu apa dan arahnya ke mana yang punya survei itu,” tukas Kiai Ma’ruf.

Reaksi keras Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu terkait survei yang diadakan oleh Polltrend Education and Research (PER) beberapa waktu lalu.

Dalam survei tersebut, PER mengambil sampel 61 kiai di Jawa Timur. Survei itu menggolongkan kiai dalam empat tipologi: Kiai Politik, Kiai Panggung, Kiai Pesantren Dan Kiai Tarekat.

Hasil dari survei tersebut, elektabilitas Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di posisi 72%. Disusul Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa 16,4%; Abdul Halim Iskandar 3,3% serta Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi; Tri Rismaharini; Abdullah Azwar Anas dan Hasan Aminudin masing-masing 1,6%.

Adapun alasan PER menggunakan obyek surveinya ke kiai-kiai, lantaran ingin berbeda dari lembaga-lembaga lain yang telah menggelar survei terkait Pilgub Jatim 2018.

“Riset yang kita sampaikan ini mengambil fokus kiai. Kenapa kita mengambil kiai? Pertama karena aspek geografis kita di Jatim, sebaran pesantren,” kata Direktur Eksekutif Polltrend, Khoirul Yahya beberapa waktu lalu seperti dikutip Sindonews. [smc]
loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...