Ini Komentar Mabes Polri Soal Kabar Pengiriman Senjata



Mabes Polri menilai tidak jelas sumbernya kabar broadcast yang menyebutkan sebanyak 280 pucuk senjata api dan 6.000 amunisi tiba di Bandara Soekarno Hatta, Banten, Jumat (29/9) malam. Berdasarkan broadcast yang beredar di dunia maya, diduga barang tersebut merupakan kiriman dari Rusia untuk Korps Brimob Polri namun masih tertahan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto, mengkritisi sumber kabar pengiriman senjata yang beredar maya tersebut. "Sumbernya enggak jelas dan yang saya dapat ini, " ujar Rikwanto melalui pesan singkat di Jakarta, Sabtu (30/9). Rikwanto mengirimkan gambar dengan tulisan distempel hoax.




Dalam kabar yang beredar di dunia maya tersebut, PT Mustika Duta disebut telah melakukan impor senjata dan amunisi untuk Brimob Polri. Senjata api dan amunisi itu tiba di bandara Soekarno Hatta pada Jumat (28/9) malam. 

Senjata itu didistribusikan dengan menggunakan pesawat carter model Antonov AN-12 TB dengan Maskapai Ukraine Air Alliance UKL-4024. Pesawat tiba di Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 23.30 WIB kemudian unloading barang mulai pukul 23.45 WIB. Proses unloading selesai dan barang digeser ke kargo Unex sekitar pukul 01.25 WIB.

Saat ini keberadaan senjata tersebut diduga berada di gudang UNEX area kargo Bandara Soekarno Hatta. Namun rekomendasi Kabais TNI terkait izin masuk impor barang tersebut belum diterbitkan, sehingga Korps Brimob Polri tidak bisa mengambil barang tersebut.

sumber: republika
loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...