Eggi Dibully di Medsos Terkait Saracen sebagai Upaya Terencana untuk Pembunuhan Karakter



Eggi Sudjana, pengaca dan aktivis yang namanya tercantum di dalam kepengurusan Saracen, menilai desakan berbagai pihak agar polisi melakukan pemeriksaan terhadap dirinya, merupakan upaya untuk membunuh karakter.

Ia melihat bahwa masalah Saracen sudah terlalu jauh dibawa ke dalam kepentingan politik.

Eggi juga mempertanyakan kondisi yang terjadi saat ini, dimana ada pemutarbalikan fakta secara masif oleh pihyak-pihak yang berseberangan.

Ia mencontohkan, banyak orang di sosial media, baik dengan menggunakan akun terang-terangan maupun akun palsu, telah membuli dirinya dengan menuduhkan bahwa dia pelaku ujaran kebencian hanya karena namanya dicatut oleh bos Saracen.

Bahkan, ia mengungkapkan, banyak kalimat-kalimat hinaan kepada dirinya yang menurutnya tidak pantas diucapkan.

“Jadi ada sebuah kondisi terbalik di mana orang yang sebenarnya melakukan ujaran kebencian malah menuduh saya yang tidak melakukan itu. Mereka membully dan menuduh saya . Jadi yang saya tanyakan, sebenarnya yang melakukan ujaran kebencian itu siapa, saya atau mereka?” kata Eggi saat menggelar konferensi pers di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (14/9).

Eggi menganggap bahwa saat ini dirinya seperti sedang menjadi target operasi pihak tertentu. Ia mencontohkan, belum selesai fitnah soal Saracen, ia sudah dihantam lagi dengan pelaporan mengenai dugaan pemalsuan berupa surat kuasa yang dibuat masyarakat kepada Eggi terkait sengketa tanah di Tulung Agung, Jawa Timur.

“Ini kan kelihatan sekali adanya upaya kriminalisasi terhadap saya. Secara fakta yang membuat surat kuasa adalah perwakilan masyarakat kepada saya selaku kuasa hukum. Tapi kenapa tiba-tiba ada pelaporan seperti itu?”

“Advokat tidak dapat dituntut, baik perdata maupun pidana dalam menjalankan tugas profesinya dengan itikat baik untuk pembelaan klien dalam sidang pengadilan,” ia menambahkan.

Sementara itu, Razman Nasution yang ditunjuk menjadi juru bicara saat Eggi menjalankan ibadah haji ke Arab Saudi menambahkan, banyak pihak yang telah menuding bahwa kepergian Eggi ke tanah suci untuk beribadah merupakan upaya untuk lari dari masalah.

“Banyak yang mengatakan bahwa bang Eggi kabur. Ini buktinya dia sekarang sudah kembali di sini karena kepergian beliau untuk beribadah. Beliau itu the winner bukan the losser, bukan pengecut. Bahkan kemudian beliau lah yang menjadi korban terhadap ujaran kebencian,” katanya.

Razman mengaku saat ini tengah mengumpulkan sejumlah data hasil penelusuran mengenai hinaan atau tuduhan yang dialamatkan kepada Eggi, salah satunya hinaan ‘Eggi Durjana’ yang dipelesetkan dari nama Eggi. Ia berencana melaporkan fitnah dan hinaan itu ke pihak kepolisian.

sumber: wartakota
loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...