Buni Yani akan Hadirkan Yusril Ihza Mahendra Sebagai Saksi



Yusril Ihza Mahendra akan dihadirkan dalam sidang dugaan pelanggaran UU ITE dengan terdakwa Buni Yani pekan depan. Yusril dihadirkan sebagai saksi ahli konstitusi. 

"Iya (Yusril) Insya Allah sudah konfirm," ucap Aldwin Rahadian, pengacara Buni Yani usai persidangan di Gedung Arsip, Jalan Seram, Kota Bandung, Jabar, Selasa (5/9/2017).

Aldwin mengatakan eks Menteri Kehakiman tersebut nantinya akan bersaksi seputaran kebebasan berpendapat seseorang. Menurutnya, apa yang dilakukan Buni Yani sendiri merupakan suatu kebebasan dalam berpendapat.

"Jadi apa yang dilajukan Pak Buni ini kebebasan berekspresi. Enggak boleh dijerat apalagi ini bukan undang-undang lagi, tapi undang-undang dasar, derajatnya lebih tinggi dijamin oleh konstitusi negara. Harus dibedakan mana hate speech mana kebebasan berpendapat seseorang yang dijamin konstitusi negara," katanya.

Selain Yusri, dalam lanjutan persidangan pekan depan, Buni Yani juga akan menghadirkan dua saksi ahli lainnya. Saksi ahli berasal dari ahli sosiologi dan IT.

Sementara itu, pada persidangan hari ini, 3 orang saksi ahli telah dihadirkan Buni Yani. Ketiganya masing-masing ahli pidana dr. Mudzakir, ahli linguistik forensik dr. Andika dan Abdul Chair ahli undang-undang ITE. 

Dalam persidangan, saksi ahli Mudzakir menyebut tulisan caption video pidato Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Kepulauan Seribu yang diunggah Buni Yani ke akun Facebook-nya tidak mengandung unsur pidana. 

Sementara ahli linguistik forensik menyebut tulisan caption Buni Yani tidak mengandung unsur mengajak kejahatan. Selain itu, penghilangan kata 'pakai' juga tidak mengubah makna terlalu signifikan.

"Tadi juga disampaikan apa yang diupload Pak Buni juga bukan konten ilegal. Pra syarat bahwa itu bisa dijerat UU ITE kalau memenuhi unsur konten ilegal. Pa Buni mengupload yang sudah diupload," katanya.

"Alhamdulilah ketiga saksi yang kita hadirkan hari ini dapat meringankan Pak Buni Yani," ucap Aldwin menambahkan.

loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...