Bak Minum Obat, Kedubes Myanmar Didemo Tiga Kali dalam Sehari



Masyarakat Indonesia ternyata sangat geram melihat pembantaian yang dilakukan tentara Myanmar terhadap umat muslim Rohingya di Rakhine.
Buktinya dalam satu hari ini, Kedutaan Besar Myanmar yang terletak di Jalan H Agus Salim, Jakarta Pusat sudah didemo tiga massa dari berbagai kelompok.
Aksi unjuk rasa pertama dilakukan ‘Sahabat Muslim Rohingya’. Setelahnya, demonstrasi dilanjutkan massa lain yang berasal dari Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN).
Terakhir demontrasi dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa (Hima) Persatuan Islam (Persis). Demonstrasi Hima Persis dilakukan pukul 15.00 WIB hingga 15.30 WIB.
Dua perwakilan massa aksi dari Hima Persis sempat diperbolehkan masuk ke dalam area Kedubes Myanmar guna diajak berdialog dengan perwakilan Myanmar.
Andi Nurkamal, perwakilan massa yang berhasil masuk ke Gedung Kedubes mengaku kalau dirinya sudah menyampaikan kritik tajam kepada perwakilan Myanmar. Dia berharap, pernyataannya tersebut bisa membuat tentara Myanmar berhenti menyakiti etnis muslim Rohingya.
“Kita sampaikan, semua negara harus belajar toleransi, harus belajar dari Indonesia. Myanmar salah satunya harus belajar dari Indonesia,” kata Andi usai bertemu perwakilan Myanmar di Jakarta Pusat, Senin (5/9/2017).
Dalam pertemuan tersebut, kata dia, perwakilan Myanmar berjanji akan ada perubahan signifikan di negara asalnya. Terutama perlakuan kepada etnis muslim Rohingya.
“Mereka minta kita tunggu karena dalam beberapa hari ke depan akan ada perbaikan. Kita juga sampaikan untuk peduli terhadap Rohingya, tidak perlu jadi muslim,” tandasnya.
Sayangnya, Andi tidak mengingat secara pasti nama perwakilan Myanmar yang ditemui dirinya. Namun dia yakin jika pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti ke pemerintahan Myanmar.
Sekadar informasi, kekejian Myanmar berupa pembakaran terhadap rumah etnis Rohingya diduga dilakukan oleh militer Myanmar.
Pasca pembakaran, beberapa etnis Rohingya mengungsi dengan menyeberangi laut menuju Bangladesh. Namun nahas, perahu yang mereka tumpangi kandas di laut, dan para penumpang dilaporkan tewas.
loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...