Alhamdulillah, Gerakan Membeli Gula Petani Lokal Mulai Berbuah Hasil



Gerakan membeli gula petani yang digagas sejumlah elemen masyarakat membuahkan hasil positif. Hal ini disampaikan seorang warganet Nanik Sudaryati melalui akun facebooknya, Senin (4/9).

Dalam status yang diunggah itu, Nanik menyebutkan gerakan membeli gula petani yang digagas Institut Pertanian Bogor (IPB), Jaringan Merah Putih (JMP) dan 212Mart Cirebon telah membuahkan hasil. Para ibu rumah tangga disebutnya sudah paham untuk tidak lagi membeli gula impor dan beralih ke gula petani.

Berikut isi lengkap pesan yang diunggah Nanik:

ALLHAMDULILLAH MULAI MEMBUAHKAN HASIL. Hari ini saya terima tilpon dari dua petinggi pabrik gula di Jawa Timur yg mengucapkan terimakasih.


Berkah GERAKAN MORAL membeli gula petani dari IPB, JMP , 212 Mart Cirebon dan lain -lain, emak -emak mulai mafum alias paham utk tidak membeli gula impor rafinasi yg tidak menyehatkan, tetapi sudah mulai beralih mengkonsumsi gula PETANI.
Inilah gerakan umat para mujahidah , majelis taklim dan seluruh emak -emak yg LUAR BIASA sukses.


Bukti sukses itu adalah , tebu petani yg tadinya mulai mengering karena belum ditebang pabrik gula, lantaran gudang pabrik masih penuh gula, akibat penumpukan gula petani akibat tidak terserap, sekarang sudah MULAI DITEBANG dan digiling pabrik,karena gula petani sudah mulai berkurang di gudang.


Permintaan gula petani juga makin meningkat ( distributor besar mulai ambil di pabrik gula), akibatnya harga lelang gula di pabrik petani dalam seminggu ini sudah naik hampir Rp 400.


Pabrik gula menggeliat dan petani mulai bersemangat berkat PEJUANG tanpa tanda jasa , yaitu para Emak-emak Majelis Taklim, para Mujahidah, dan tak ketinggalan para Sosialita.


Di markaz JMP sediri para Emak -Emak keren majelis taklim , para mujahidah, pemilik warung, dan pengurus Kita Mart ( toko yg menjual produk umat), masih bergantian datang tiada henti. Bahkan semalam saja hingga pukul 10 malam masih ada yg mengambil.


Hari ini karena masih belum mobile kebetulan saya bertemu beberapa pejuang ekonomi umat yg cantik-cantik, salah satunya dari Kita Mart Kalisari Jaktim yg terus kehabisan gula petani. Dan juga mbak Amelia dari BSD yg akhirnya harus sewa go box karena borong 1,4 ton, Mbak Anisa bersama keluarga, juga emak -emak lain yg nekat mobil -mobil kerennya buat ngangkut karung gula.


Hidup majelis taklim, hidup mujahidah , hidup warung dan toko-toko umat!!! Mari terus TENGGELAMKAN rafinasi yg membuat kita semua terkena kanker , dan mari bangkrutkan pabrik para Naga yg ngolah gula rafinasi dari bahan raw suger yg diimpor.

Anda ingin gula petani?
Silahkan hubungi Regina Cloudya Evelyn ( +62 812-1084-4427) , Listiana ( 0852 1104 4411) , Lukas Majapahit ( 0813 1796 4494).

loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...