Yuk Kita Hitung Apakah Jokowi Selamat Dari Jebakan Utang di 2018



Walaupun penguasa sekarang kaya raya hasil bagi bagi proyek APBN, tapi negara pada sisi lain harus menjadi perhatian. Karena sudah ditepi jurang yang dalam. Mengapa bisa terjadi demikian? Karena pemerintah selama 2,5 tahun terakhir sangat enteng menumpuk utang dalam rangka menciptakan mega proyek mega proyek.

Mungkin untuk dibagi-bagikan sebagai balas jasa pada donatur pemilu 2014 lalu. Yang jelas, utang telah menjadi sandaran utama pemerintah dan pemerintah juga senang menyandarkan diri pada utang. Karena tidak ada jalan keluar lain yang dapat ditemukan kecuali utang.

Karena kalau tidak utang proyek ambisiusnya semua mangkrak. Aset negara disita asing, infrastruktur yang belum jadi disita asing. Akan sama nasibnya dengan Srilangka. Namjn kalau tetap ngotot berhutang, maka tahun ini sesuai angka defisit 2,92% tambahan utang pemerintah 2017 sebesar Rp. 471 triliun. Dengan demikian tambahan ini akan terbeban bunga Rp. 32 triliun pada tahun 2018.

Sehinga tahun 2018 mendatang pemerintah akan menghadapi kewajiban sebagai berikut :


  1. Bunga sebesar Rp. 253.5 triliun
  2. Cicilan sebesar Rp. 65,5 Triliun (diambil dari data cicilan 2017 3. 
  3. Utang jatuh tempo sebesar Rp.390 Triliun


Jadi total kewajiban yang harus dibayar pemerintah Jokowi pada 2018 adalah Rp. 709 triliun.

Ini adalah angka yang besar. Nilai ini setara dengan 70% penerimaan pajak setahun. Kalau ditutup dengan utang lagi maka pemerintah harus menaikkan defisit menjadi 6% PDB. Sedangkan batas yang ditetapkan UU keuangan negara adalah 3% GDP. Lebih dari itu Jokowi langsung dijatuhkan.

Lagipula siapa yang mau memberikan utang sebesar itu? Kalau pun china mau memberikan utang, maka tentu dengan bunga yang sangat besar karena resiko gagal bayar sangat tinggi. Jadi apakah pemerintahan ini bisa diselamatkan? Mohon penjelasan pak Darmin, Bu Sri dan Bu rini. Kalau tidak ada jawaban tanyakan pada rumput yang bergoyang…

Salamuddin Daeng


loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...