Viral Video Santri ‘Bunuh Menteri’, Komisi VIII: Astagfirullahaladzim



Dunia sosial kembali dihebohkan dengan adanya video viral tentang unjuk rasa menolak kebijakan full day school oleh sejumlah santri PBNU
Kebijakan full day school kembali jadi sorotan. Bukan karena teknis pelaksanaannya tapi karena video unjuk rasa penolakan kebijakan tersebut viral di media sosial lantaran berisi kata-kata tak pantas yang diucapkan santri peserta demonstrasi.
Mengomentari hal tersebut, Komisi VIII DPR, mengaku menyayangkan aksi sejumlah santri itu.
“Yang pertama saya mengucapkan astaghfirullahaladzim atas demo yang berisi ancaman bahkan kata-kata sadis yakni bunuh menteri,” kata anggota Komisi VIII DPR Sodik kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (15/8/2017).
Menurutnya, hal tersebut tak pantas dilakukan para santri yang selama ini menjadi simbol kesantunan.
“Selain istigfar, peristiwa tersebut sangat memprihatinkan karena perkara yang didemonya juga hanya hal teknis yakni pola hari belajar bukan hal yang menyangkut akidah atau syariah,” sambungnya.
“Pendemo penistaan agama saja tidak ada yang melontarkan kata-kata bunuh,” lanjut politisi Gerindra ini.
Seperti diketahui, melalui video berdurasi satu menit lebih itu terlihat sejumlah remaja yang menggunakan pakaian khas para santri dengan menggunakan sarung, peci, dan baju muslim. Dalam video itu para santri berteriak ‘bunuh menteri’ hingga akhirnya viral di media sosial.
loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...