Samakan PDIP dengan PKI, Waketum Gerindra Dipolisikan Anak Buah Megawati



Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Puyono resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya.
Arief dilaporkan oleh organisasi sayap PDIP, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem). Laporan ini merupakan buntut dari ucapan Arief yang menyebut PDIP mirip PKI.
Ketua Umum Repdem, Fajri Safii menuturkan, laporan ini tertuang dalam Nomor LP/3633/VIII/2017/PMJ/Dit. Reskrimum 2 Agustus 2017.
“Tadi sudah dibuat laporannya,” ujar Fajri di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (2/8/2017).
‎Menurut kader PDIP ini, Arief dianggap sudah melakukan pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap suatu kelompok. Dalam surat laporan, Arief terancam dijerat Pasal 156.
“PKI kan sudah dilarang dan tidak ada sejarahnya PDI Perjuangan bergabung dengan PKI. PKI kan anti-pancasila, sedangkan pancasila yang merumuskan itu Soekarno. Bagaimana kami dikatakan sebagai komunis. Dasar itu yang membuat kita melaporkan,” tuturnya.
Fajri menambahkan, meski Arief suda meminta maaf, namun perbuatannya itu harus diproses secara hukum.
“Maaf itu kan hanya meringankan pidana. Orang saya sudah memaafkan kok. Sebagai PDI Perjuangan saya sudah maafkan itu, sebagai manusia saya sudah memaafkan itu,” tutupnya.
‎Dalam pelaporan ini, Fajri membawa sejumlah barang bukti seperti berita-berita dari media online dan KTA nya di PDIP. Dia meminta agar polisi memproses loyalis Prabowo Subianto itu.
loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==