Penghapusan Waktu Shalat Saat Jum'at, Buruh Pelabuhan Bayah Gelar Demo



Ratusan buruh bongkar muat yang tergabung dalam Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan Bayah (STKBMPB) akan menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Kecamatan Bayah, Lebak, Banten, hari ini, Senin 7 Agustus 2017.

Sebanyak 300 buruh ini menuntut agar pihak penyedia jasa bongkar muat mengurungkan niatnya yang merencanakan menurunkan tarif harga upah bongkar muat dan penghapusan waktu sholat di hari Jumat.

Sebagaimana dilansir dari inilahbanten.co.id, dalam surat pemberitahuan aksi yang bernomor 002/STKBMPB/Vll/17tersebut, para buruh meminta agar kedua rencana yang akan diberlakukan di pelabuhan Bayah yang diduga adalah bongkar muat untuk menyuplai berbagai kebutuhan salah satu pabrik semen yang ada di Bayah itu digagalkan, lantaran akan berakibat kepada berkurangnya pendapatan para buruh. Selain itu, menurut mereka penghapusan waktu sholat pada hari Jumat sangatlah tidak beralasan serta merupakan sebuah kedzoliman bagi mereka sebagai umat muslim.

“Kami menolak reduce tarif bongkar muat dan penghapusan waktu solat di hari jumat, lantaran itu sebuah bentuk kedzoliman,” kata isi dalam surat pemberitahuan aksi yang ditandatangani oleh Yoga Gunawan, ketua STKBMPB dan Yevi Irawan selaku sekertaris.

Surat dari serikat tenaga kerja pelabuhan Bayah itu juga dilayangkan kepada Kapolsek Bayah dan ditembuskan kepada ketua MUI Bayah, Muspika Bayah, DPRD Lebak, serta Disnaker Lebak. 

[pi]
loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...