Munarman Tegaskan Persatuan Islam Indonesia-Malaysia Harus Tetap Dikokohkan



Direktur An-Nashr Institute, Munarman menegaskan bahwa masyarakat harus berhati-hati dengan adu domba antar umat Islam Indonesia dan Malaysia. Menurutnya, saat ini beredar berita-berita lama yang sengaja disebar untuk memperkeruh suasana.

“Hati-hati juga dengan adu domba. Beredar di Whatsapp itu juga dengan dibumbui dengan penyebaran berita-berita lama,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Kamis (24/08).

Munarman juga menegaskan bahwa negara Indonesia adalah negara satu rumpun dengan Malaysia, sama-sama satu rumpun Melayu. Kalau melihat sejarah, kata dia, perseteruan Malaysia dan Indonesia ketika adanya pengaruh Komunis di Indonesia. Saat itu, lanjutnya, ada istilah ‘ganyang malaysia’.

“Oleh sebab itu, hati-hati dengan adu domba pihak ketiga yang ingin memecah belah sesama Melayu dan sesama umat Islam,” imbuhnya.

Ia juga menekankan bahwa seharusnya semangat akidah dan persatuan, kita harus didahulukan. Ia juga menuturkan, umat Islam Indonesia masih satu akidah dengan Malaysia.

“Maka persatuan kita sebagai sesama umat Islam harus tetap dikokohkan. Sebenarnya nggak ada masalah yang substansial menurut saya,” tandasnya.

loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...