Mahfud MD Gregetan! Masak Ungkap Pelaku Penyiraman Novel Tidak Bisa



Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menganggap pembentukan tim gabungan KPK dan Polri dalam penyidikan kasus penyiraman air keras KPK Novel Baswedan penting.

“Mungkin bagi Novel ini telat karena dia sudah jadi korban, tapi dari sisi hukum saya kira pembentukan tim gabungan yang digagas Polri dan KPK ini penting,” kata Mahfud, Selasa (1/7/2017).

Dikatakan, menurut undang-undang, penyelidikan dan penyidikan merupakan tugas Polri sepenuhnya. Tapi jika Polri ingin membentuk tim khusus, hal tersebut boleh saja karena akan menunjang pengungkapan kasus. “Jika tujuannya untuk mencari fakta, yang lebih praktis tim gabungan ini memang untuk investigasi,” tambahnya.

Ia berharap pihak Polri akan bersungguh-sungguh dalam mengusut kasus yang menimpa penyidik KPK tersebut. “Polri bisa mengungkap apa saja, pembunuhan berencana bisa, teror bisa, pencurian bisa, masak kasus ini tidak bisa? Apalagi bersama KPK, bisa petakan background, kalau sudah cari orang akan lebih mudah,” tambahnya. 

[tsc]
loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...