Lebih Parah dari Novel Baswedan, Kasus Pembacokan Aktivis ICW Mangkrak sejak 2010



Peristiwa teror yang menimpa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan ternyata juga pernah dialami Anggota Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama S Langkun.
Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo menuturkan bahwa peristiwa yang menimpa Tama terjadi sejak tahun 2010.
“Sudah tujuh tahun lalu peristiwanya. Tama diserang dengan samurai oleh sejumlah orang secara massif. Ini sama seperti apa yang dialami Novel,” kata Tama saat acara diskusi di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (5/8/2017).
Sama halnya dengan Novel, peristiwa yang menimpa Tama terjadi ketika dirinya sedang mengusut adanya dugaan korupsi di salah satu institusi negara.
Kala itu, dia diikuti oleh beberapa pengendara motor, hingga akhirnya mendapatkan penyerangan.
“Untungnya Allah masih menolongnya sehingga masih bisa bersama kami sampai sekarang,” tuturnya.
Adnan menuturkan, Presiden Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono pernah menjenguk Tama dan mengutuk keras kejadian tersebut. Nyatanya, kasus yang menimpa rekannya tetap saja belum terungkap hingga kini.
“Bahkan, saat itu Pak SBY berjanji untuk segera menangkap pelakunya. Namun, sampai saat ini tak jelas juga,” ucapnya.
“Makanya, saya agak gak yakin kasus Novel bisa terungkap dengan cepat mengingat apa yang pernah dialami teman kami itu juga tak terungkap,” tutupnya.

loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...