Kepala Bekraf: Girl Band SNSD Itu Anak-Anak Baik, Dermawan, dan Disiplin



Belakangan ini, sepak terjang 'jari panas' warganet kembali menghebohkan dunia maya. Sejumlah pengguna sosial media, terutama pecinta musik pop Korea, atau yang lebih dikenal dengan istilah Kpop, dibuat meradang dengan ucapan seorang psikolog dan ahli parenting, Elly Risman, yang menyebut grup So Nyuh Si Dae (SNSD) sebagai simbol seks dan pelacuran.

Kejadian bermula dari kesalahpahaman Elly yang mengira SNSD akan diundang ke perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72. 

Untuk itu, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, menegaskan bahwa grup yang beranggotakan delapan orang tersebut rencananya akan memeriahkan acara Countdown to Asian Games 2018. Ia juga meluruskan anggapan soal reputasi dan image SNSD yang sempat terusik baru-baru ini. 

"Mereka (SNSD) bukan artis porno, bukan pelacur. Mereka adalah anak-anak baik, dermawan, dan disiplin," kata Triawan, di Perpustakaan Habibie dan Ainun, Jakarta Selatan, Rabu (2/8).

Lebih lanjut, Triawan berharap kejadian tersebut tidak akan membuat hubungan Indonesia-Korea Selatan menjadi buruk. 

"Sekarang begini, kalau Agnes Monica atau Sherina diundang ke perayaan hari kemerdekaan Amerika Serikat, bangga enggak? Bangga kan kita. Kalau tiba-tiba mereka dimaki-maki sama orang Amerika, kita pasti marah," lanjutnya.

Triawan mengimbau masyarakat untuk lebih bijak menyikapi situasi yang ada. Ia juga meminta untuk tidak antipati terhadap artis internasional yang berkunjung ke Indonesia, lantaran yang bersangkutan pasti akan diminta mematuhi aturan dan norma yang berlaku di negara yang dikunjunginya.

"Kalau pun misalnya mereka diundang ke HUT Kemerdekaan, kan pasti pakai baju resmi, nasional, kenapa kita mesti marah?" katanya.

loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...