Jika Pemerintah 'Ngotot' Gunakan Dana Haji, Alumni 212 Bakal Lakukan Hal Ini



Presidium Alumni 212, menolak keras penggunaan dana haji yang rencananya akan digulirkan untuk infrastruktur. Hal itu merupakan wacana Presiden RI, Joko Widodo.

PA 212 berpendapat bahwa dana haji haruslah digunakan untuk kepentingan jemaah haji saja. " Itu kan dana haji, yang menabung di situ adalah orang-orang yang ingin haji. Maka minimalnya dana itu digunakan untuk kepentingan haji dan jamaah haji," kata Ansufri Idrus Sambo di Kantor Komnas HAM, Rabu (2/8).

Pihaknya juga menilai, jika pemerintah hendak menggunakan dana haji bukan untuk kepentingan umat Islam, maka tidak amanah. PA 212 akan melakukan aksi dengan cara menggugat jika hal itu sampai terjadi.

 "Tidak boleh digunakan selain untuk itu (kepentingan umat) karena itu tidak amanah. Bisa kami gugat, apa haknya (pemerintah), enak banget gunakan uang orang dengan peruntukan yang tidak seharusnya," tegasnya.

Jika pemerintah tetap bersikeras menggunakan dana haji itu untuk infrastruktur, maka PA 212 yang kini diketuai oleh Slamet Ma'arif akan melakukan aksi turun ke jalan.

"Jelas akan ada aksi kami. Tentu aksinya konstitusional-lah, karena kami sangat tidak setuju dan sangat menolak," tukasnya.



loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...