Di Depan Liga Islam Dunia, Hidayat Nur Wahid Pamer ‘Keistimewaan’ Indonesia



Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid sempat memamerkan ‘keistimewaan’ Indonesia dalam acara seminar di Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) bekerja sama dengan Rabithah Al Alam Al Islami (Liga Islam Dunia).
Menurutnya, Indonesia sangat menghargai pendidikan keimanan dan akhlak warga negaranya. Hal tersebut sudah tertuang dalam UUD 1945 Pasal 31 ayat 3.
Dalam pasal tersebut dikatakan bahwa pemerintah menyiapkan suatu sistem pendidikan yang meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta akhlak yang mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Artinya kecerdasan faktor berikutnya setelah keimanan, ketawaan, akhlak yang mulia ditingkatkan,” kata Hidayat dalam seminar bertajuk ‘Peran Perguruan Tinggi dalam Penguatan Pemikiran Islam Moderat’ di Jakarta Selatan, Senin (14/8/2017).
Selain itu, pasal 31 ayat 5 UUD 1945 juga menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia memajukan Iptek dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama.
“Kita mempunyai pilar yang amat kokoh untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional kita, termasuk pendidikan tinggi untuk menghadirkan islam yang moderat,” ucap Wakil Ketua Dewan Syuro PKS ini.
Dengan keistimewaan itu, dia berharap kualitas pendidikan di tanah air dapat melahirkan sumber daya manusia yang moderat.
“Yang tidak anti pada kemajuan dan teknologi. Tidak terjebak pada memutuskan pemahaman agama yang salah, menjadi atheis, sekuleris, tetapi tetap islamis yang moderat,” tutupnya.
loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...