Banyak Utang Isyarat Negara Bangkrut, M.S. Kaban: Piye iki Pak Presiden? Tega?



Utang riba tidak akan mensejahterakan pengutangnya. Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang, M.S. Kaban mengingatkan masyarakat agar jangan mudah percaya pernyataan pemerintah yang menyatakan utang negara dapat membuat sejahtera rakyatnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan utang diperlukan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Sehingga, rakyat diminta tidak khawatir dengan jumlah utang Indonesia yang sudah hampir mencapai 4000 triliun rupiah.

Sementara itu, M.S. Kaban berpendapat utang dapat membuat susah negara dan tentunya rakyat sendiri.

“Utang luar negeri Indonesia tidak mungkin memakmurkan rakyat. Utang itu riba/rentenir yang menyusahkan negara dan rakyat Indonesia,” tulis MS Ka’ban dalam melalui akun media sosial Twitter.

Menurut mantan menteri kehutanan di era Presiden SBY ini, utang negara yang terus membengkak sekarang ini akan menjadi senjata makan tuan apabila utang yang banyak itu tidak dapat dibayar.

“Besar pasak daripada tiang itu, hampir sama dengan utang luar negeri lebih besar dari kemampuan bayar. Ini isyarat kebangkrutan. Piye iki Pak Presiden? Tega?,” tulis Ka’ban melanjutkan,

Ka’ban menambahkan, seorang pemimpin bukan malah membuat rakyatnya susah, dan membuat negara malah makin susah untuk berdiri dan berkembang.

“Apalah arti jika jadi pemimpin/Presiden kalau rakyat makin susah dan utang luar negeri semakin bejibun,” tegas Ka’ban.

loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...