Alumni 212 Sebut Jokowi Takut Lihat Umat Islam Bersatu



Salah satu deklarator Presidium Alumni 212, Ansufri Idrus Sambo menyatakan bahwa pemerintahan Joko Widodo saat ini terkesan memusuhi umat Islam. Rezim ini dinilai olehnya seperti tidak suka apabila umat Islam bersatu dan kuat.

“Rezim ini sudah main fitnah sekarang dengan macam-macam penggembosan yang dilakukannya. Mulai dari 212 sampai sekarang. Penggembosan itu dilakukan karena takut umat Islam bersatu.”

“Fitnah teranyar adalah ketika ada yang menyebutkan bahwa Presidium Alumni 212 pecah. Itu dusta dan bohong. Saya beserta dengan ustad Bukhari Muslim, Slamet Maarif, dan Misbahul Anam serta seluruh Presidium semuanya mendukung bela Islam, juga mendukung ormas yang saat ini dizhalimi seperti HTI,” kata Sambo dalam orasinya di penolakan Perppu Nomor 2 Tahun 2017, di silang Monas, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia mengingatkan kepada seluruh umat Islam, apabila ada info-info yang beredar dan mengatakan hal-hal yang diragukan untuk tidak memercayainya.

“Kalau ada fitnah-fitnah seperti itu lebih baik abaikan saja.”

“Buktinya kan kita masih berkumpul di sini untuk menolak Perppu,” tambahnya jelas.

Ia menegaskan pula bahwa ada kabar yang menuding dirinya seperti menggembosi perjuangan umat Islam dengan mengatakan hal demikian tidaklah benar.

“Ingat! Alumni 212 ini insya Allah solid. Saya bukan lagi pengurus tetapi hati ini bersama Alumni 212.”

“Dan tidak mungkin saya menggembosi, yang sementara saya berada di dalamnya. Tidak mungkin. Kita akan tetap berjuang bersama. Bersama ustad, ulama, tokoh dan umat Islam.”

“Semoga Allah kabulkan doa kita. Kalau Presiden tidak mengerti, maka kita minta segera bertaubat. Dan kita minta Allah mencabut kekuasaan Jokowi. Engkau Yang Maha Kuasa, ya Allah,” tutupnya. 

loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...